Blog
NEWS

Home   >   Blog News

{ image.description }}

Kepulauan Riau - Karimun, Desa Jang MORO


Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia. terdiri dari total 1.796 pulau yang tersebar di antara Semenanjung Melayu, Sumatra, dan Kalimantan.

Desa Jang terletak di Kabupaten Karimun, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Kabupaten Karimun merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Karimun terletak di Tanjung Balai Karimun. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524 km² dan luas lautan 6.460 km². Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dengan 67 diantaranya berpenghuni. Kabupaten Karimun memiliki jumlah penduduk sebanyak 231.145 jiwa (2018). Kabupaten Karimun Berbatasan dengan Kepulauan Meranti di sebelah Barat, Pelalawan dan Indragiri Hilir di Selatan, Selat Malaka di sebelah utara, dan Kota Batam di sebelah Timur.

Geografi dan iklim

I. Geografi

Dengan lokasi geografis yang strategis (antara Laut Cina Selatan, Selat Malaka dan Selat Karimata) dan didukung oleh potensi alam yang melimpah, Kepulauan Riau mungkin bisa menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia di masa depan, terutama sekarang di beberapa daerah di Indonesia. Kepulauan Riau (Batam, Bintan dan Karimun), proyek percontohan untuk pengembangan zona ekonomi khusus sedang diupayakan melalui kerja sama dengan pemerintah Singapura. Implementasi kebijakan KEK di Batam-Bintan-Karimun, merupakan kerja sama erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan partisipasi dunia bisnis. KEK / SER ini akan menjadi simpul pusat kegiatan ekonomi terkemuka, didukung oleh fasilitas layanan yang sangat baik dan kapasitas infrastruktur yang bersaing secara internasional. Setiap pelaku bisnis yang berada di dalamnya akan menerima layanan dan fasilitas dengan kualitas terbaik yang dapat bersaing dengan praktik terbaik dari bidang serupa di Asia-Pasifik.

II. Iklim

Kondisi iklim di provinsi ini dipengaruhi oleh angin. Sebagian besar provinsi beriklim tropis basah, ada musim hujan dan musim kemarau diselingi musim transisi dengan suhu rata-rata terendah 20,4 ° C. Pada bulan November hingga Februari angin muson datang dari utara dan antara Juni hingga Desember angin muson datang dari selatan. Selama musim utara kecepatan angin di laut dapat berkisar antara 20–30 knot, di darat kecepatan angin berkisar antara 3–15 knot. Ini menyebabkan potensi cuaca ekstrem di Kepulauan Riau dengan curah hujan sekitar 150–200 milimeter dan tinggi gelombang antara 1,2 meter hingga 3 meter. Seperti di sebagian besar provinsi lain di Indonesia, Kepulauan Riau memiliki iklim hutan hujan tropis (klasifikasi iklim Köppen Af) yang berbatasan dengan iklim muson tropis. Iklimnya sangat ditentukan oleh laut di sekitarnya dan sistem angin yang ada. Ini memiliki suhu rata-rata tinggi dan curah hujan rata-rata tinggi. Menurut Köppen dan Geiger, iklim ini diklasifikasikan sebagai Af. Di Kepulauan Riau, suhu rata-rata tahunan adalah 25.2 ° C. Curah hujan di sini rata-rata 2607 mm

Ekonomi

Kekayaan sumber daya alam terpendam di Kabupaten Karimun sudah diolah menjadi produk bermanfaat untuk khalayak ramai bahkan hasilnya mulai mendunia.

Salah satunya rumput laut yang ada di Kecamatan Moro. Jika selama ini rumput laut Moro yang terkenal berkualitas baik hanya sebatas diekspor mentah ke daerah atau negara lain, kini rumput laut Moro sudah menjadi berbagai produk olahan yang lebih variatif. sehingga dapat meningkatkan pendapat daerah setempat dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat moro khususnya.

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Suplemen Makanan Asal Karimun Moro’s Pure Marine Collagen Mulai Mendunia moros .

sumber: wikipedia, batam-tribunnews

Top
Whatsapp Kami